GAS
Nama : Eka Ivo Ariesta Marthin
Nim : 1306620049
Kelas : Fisika B
GAS
Gas berada disekitar kita, di ruang manapun, di mana saja, seperti di dalam darah, minuman bersoda, dan lainnya. Teori kinetik gas menjelaskan mengenai sifat-sifat gas ideal secara teoritis. Berdasarkan teori kinetik gas, gas terbentuk dari molekul-molekul gas yang bergerak secara acak dengan arah gerak konstan. Molekul gas bergerak dengan kecepatan tinggi dan saling bertubrukan dengan molekul lainnya dan juga dengan dinding secara terus-menerus.
Hukum Boyle menyatakan bahwa tekanan dan volume suatu gas, jika salah satu besaran dinaikkan maka besaran yang lain akan menurun selama temperatur dan dan banyaknya mole dijaga konstan. Hukum Boyle dinyatakan dengan:
PV = k
Dimana P adalah tekanan gas, V merupakan volumenya, dan k merupakan bilangan konstansta.
Hukum Charles menyatakan bahwa temperatur dan volume suatu gas sangat berhubungan dan dinyatakan dengan:
V/t = k
Dimana V merupakan volume gas, T merupakan temperaturnya dalam Kelvin, dan k merupakan besaran konstansta. Sesuai dengan hukum ini, gas akan mengembang jika dipanaskan.
Kesemua rumus tersebut dapat dijadikan satu dan dinyatakan sebagai persamaan hukum gas ideal:
PV/T = k
![]()
Karena k merupakan besaran yang memiliki nilai yang selalu konstan, maka persamaan diatas dapat dinyatakan dengan:
P1.V1/T1 = P2.V2/T2
Dengan memakai hukum Avogadro, kita dapat menyatakan hukum gas ideal berdasarkan molekul atom-atom pembentuknya.
PV = nRT
Dimana r merupakan konstanta sebesar 0,082057 L.atm/mol.k
STP artinya suhu dan tekanan standar, yang menurut penganut ilmu kimia adalah 0 derajat Celcius dan 100.000 pascals atau 100 kilopascal.
Satu molle gas ideal membutuhkan 22,4 liter ruang di STP, yang merupakan fakta yang dapat menyederhanakan banyak perhitungan. Nol mutlak adalah suhu di mana semua gerakan semua partikel berhenti. Suhu saat ini 0 kelvin atau -273,15 derajat Celcius.
Komentar
Posting Komentar