Resume Vidio Dan Pertanyaan
TERMODINAMIKA
Energi adalah istilah yang banyak digunakan untuk mewakili suatu konsep yang abstrak. Energi tidak dapat dilihat, disentuh, dicium, atau ditimbang. Energi dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja. Bentuk energi lain mencakup:
1. Energi radiasi (radiant energy), atau energi matahari, berasal dari matahari dan merupakan sumber energi utama dari Bumi.
2. Energi termal (thermal energy) adalah energi yang berkaitan dengan gerak acak atom-atom dan molekul.
3. Energi kimia (chemical energy) tersimpan dalam satuan struktur zat kimia
4. Energi potensial (potential energy) adalah energi yang tersedia akibat posisi benda.
Termokimia
Termokimia adalah bagiaan dari pembahasan yag lebih luas yang disebut termodinamika (thermodynamics), yaitu ilmu yang mempelajari perubahan antar kalor dan bentuk-bentuk energi yang lain. Hukum-hukum termodinamika menyediakan panduan yang berguna untuk pemahaman energetika dan arah proses.
Keadaan sejumlah tertentu gas ditentukan oleh volume, tekanan, dan suhunya. Menurut hukum Boyle, volumenya harus meningkat menjadi 2 L. Jadi keadaan akhirnya adalah pada tekanan 1 atm, suhu 300 K, dan volume 2 L. Perubahan volumenya ΔV adalah
ΔV = Vf - Vi
= 2 L – 1 L
= 1 L
Hukum Termodinamika
Hukum termodinamika pertama (first law of thermodynamics), didasarkan pada hukum kekekalan energi, menyatakan bahwa energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, tetapi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Perubahan energi dalam ΔE dirumuskan dengan:
ΔE = Ef - Ei
Dimana Ef dan Ei merupakan energi dalam sistem pada keadaan awal dan keadaan akhir.
Hukum termodinamika kedua menunjukkan kondisi alami dari alur kalor suatu objek dengan sistem, menyatakan kalor mengalir secara alami dari benda yang panas ke benda yang dingin; kalor tidak akan mengalir secara spontan dari benda dingin ke benda panas tanpa dilakukan usaha.
Hukum termodinamika ketiga menyatakan entropi dari suatu kristal sempurna pada absolut nol adalah sama dengan nol
Hukum Hess adalah sebuah hukum dalam kimia fisik untuk ekspansi Hess dalam siklus Hess. Hukum ini digunakan untuk memprediksi perubahan entalpi dari hukum kekekalan energi (diyatakan sebagai fungsi ΔH). Hukum Hess dapat digunakan untuk menghitung jumlah entalpi keseluruhan proses reaksi kimia walaupun menggunakan rute reaksi yang berbeda
Kalorimeter
Kalor jenis adalah jumlah kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu satu gram zat sebesar satu derajat Celcius. kapasitas kalor suatu zat adalah jumlah kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu sejumlah zat sebesar satu derajat Celcius. Kalor jenis merupakan sifat intensif, sedangkan kapasitas kalor merupakan sifat ekstensif. Hubungan antara kapasitas kalor dan kalor jenis suatu zat adalah:
C = ms
dimana m adalah massa zat (gram).
Persamaan untuk menghitung perpindahan kalor yaitu:
q = msΔt
atau
q = CΔt
dimana m adalah massa sampel (gram) dan Δt adalah perubahan suhu.
PERTANYAAN
1. Bagaimana bentuk reaksi dari penguraian merkuri (II) oksida (HgO) pada suhu tinggi?
Jawab:
energi + 2HgO(s) --> 2HgO(l) + O2(g)
2. Apa yang dimaksud dengan hukum termodinamika pertama dan bagaimana cara menguji keabsahan hukum termodinamika pertama?
Jawab:
Hukum termodinamika pertama (first law of thermodynamics) menyatakan bahwa energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain,tetapi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Kita dapat menguji keabsahan hukum termodinamika pertama dengan hanya mengukur perubahan energi dalam suatu sistem antara keadaan awal dan keadaan akhir dalam suatu proses, perubahan energi ∆E dirumuskan dengan
∆E=Ef -Ei
Ei adalah energi dalam sistem pada keadaan awal
Ef adalah energi dalam sistem pada keadaan
sumber: buku Kimia Dasar, Edisi Ketiga Jilid 1, Konsep-Konsep Inti. Raymond Chang.
Komentar
Posting Komentar